Story Behind OAKLEARN CENTER : From Idea to Impact

Dipublikasikan pada 22 Nov 2025 | Kategori: Berita, Inspirasi, Tips & Trik

Di balik setiap ruang belajar yang hangat, setiap anak yang kembali percaya diri, dan setiap orang tua yang tersenyum melihat kemajuan buah hatinya selalu ada sebuah cerita. Bagi OAKLEARN Center, cerita itu dimulai dari satu tujuan sederhana: membuat proses belajar bahasa menjadi lebih dekat, lebih menyenangkan, dan lebih relevan untuk anak-anak Indonesia.

1. Berawal dari Sebuah Pertanyaan

OAKLEARN Center lahir dari satu pertanyaan yang terus kami renungkan:

“Mengapa banyak anak takut belajar bahasa, padahal mereka sebenarnya punya rasa ingin tahu yang besar?”

Di ruang kelas tradisional, bahasa sering diajarkan sebagai kumpulan aturan, hafalan, kertas kerja dan test.
Padahal anak belajar paling cepat ketika mereka mengalami—bukan ketika mereka hanya mendengar.

Dari keresahan itulah muncul gagasan:
Bagaimana jika belajar bahasa bisa dibuat natural, interaktif, dan menyentuh dunia nyata anak?

2. Melihat Kebutuhan Nyata

Saat berinteraksi dengan lebih banyak siswa dan orang tua, kami menyadari tiga tantangan utama:

  • Anak cepat bosan karena metode belajar monoton.

  • Banyak yang paham teori, tapi sulit berani berbicara.

  • Orang tua ingin anak belajar dengan cara modern, bukan sekadar mengerjakan buku.

Kami paham bahwa generasi hari ini tidak hanya butuh skill, tetapi juga confidence.

Dan dari sinilah blueprint OAKLEARN Center mulai terbentuk.

3. Membangun Metode yang Berpusat pada Anak

OAKLEARN Center memulai perjalanan dengan satu filosofi:

Belajar harus terasa nyata.
Bahasa harus dipakai, bukan hanya dipelajari.
Setiap anak punya gaya belajar yang unik.

Maka, lahirlah kombinasi metode:

  • Project-Based Learning untuk membuat bahasa hidup lewat aktivitas.

  • Immersive Learning agar anak terbiasa menggunakan English & Mandarin secara natural.

  • Play-Based & Experience-Based Activities yang membuat mereka lupa bahwa mereka sedang belajar.

  • Positive Learning Culture untuk membangun keberanian berbicara.

Tujuan kami sederhana:
anak belajar tanpa tekanan dan percaya diri tanpa paksaan.

4. Dari Ruang Kecil ke Dampak Lebih Besar

OAKLEARN Center dimulai dari satu ruang kecil dan beberapa program percobaan.
Tapi satu hal yang selalu membuat kami yakin: setiap anak yang berhasil adalah validasi terbesar.

Program demi program tumbuh.
Sekolah mulai membuka pintu.
Orang tua merekomendasikan ke teman.
Anak-anak mulai datang dengan senyuman dan pulang dengan cerita.

Dampak itu terasa.
Bukan hanya pada nilai, tetapi pada keberanian anak ketika berkata:

“Laoshi, can I try?”
“Miss, I want to speak!”

Itulah momen ketika kami tahu:
OAKLEARN Center bukan hanya ide—tapi mulai menjadi gerakan.

5. Kemitraan dengan Sekolah: Langkah Menuju Perubahan

Seiring waktu, OAKLEARN Center mulai dipercaya sekolah seperti di beberapa sekolah yang ada di kota Medan untuk menjalankan Project-Based Learning English dan Mandarin.

Di tiap kunjungan, kami melihat sesuatu yang sama:

  • Anak yang tadinya pemalu mulai berani mencoba.

  • Anak yang tadinya pasif mulai aktif bertanya.

  • Kelas yang tadinya sunyi berubah menjadi ruang eksplorasi.

Kolaborasi ini menguatkan keyakinan kami:
pendekatan belajar yang tepat dapat mengubah pengalaman belajar seluruh satu generasi.

6. OAKLEARN Center Today: Where Ideas Meet Impact

Kini OAKLEARN Center terus tumbuh dengan membawa misi yang sama sejak hari pertama:

Menciptakan pengalaman belajar yang relevan dan bermakna.
Membangun generasi yang trilingual, percaya diri, dan berani mencoba.
Membawa pembelajaran yang human-centered ke lebih banyak sekolah di Indonesia.

Dampaknya terlihat dari setiap senyum anak, setiap komentar orang tua, dan setiap sekolah yang terus ingin berkolaborasi.

7. Looking Forward

Perjalanan OAKLEARN Center masih panjang.
Setiap hari, kami belajar dari anak-anak yang kami temui—karena mereka adalah pusat dari segalanya.

Kami percaya:
Ketika anak diberi ruang untuk mencoba, mereka akan tumbuh jauh lebih cepat dari yang kita bayangkan.

Dan OAKLEARN Center akan terus berdiri sebagai ruang di mana setiap anak bisa berkata:

“I can. I’m confident. I’m ready.”


Tags

anak belajar motivasi pendidikan
Chat via WhatsApp ×

Hai! Ada yang bisa kami bantu?

Chat Sekarang