Belajar dari Tradisi Dunia: Mengulik Keunikan Good Friday dan Easter di Berbagai Negara

Dipublikasikan pada 02 Apr 2026 | Kategori: Berita, Inspirasi, Tips & Trik

Belajar dari Tradisi Dunia: Mengulik Keunikan Good Friday & Easter di Berbagai Negara


Setiap tahun, umat Kristiani di seluruh dunia memperingati Good Friday (Jumat Agung) dan Easter (Paskah) sebagai momen penting dalam iman. Namun, tahukah kamu bahwa cara perayaan di setiap negara bisa berbeda?


Bagi umat Kristiani, ini adalah momen puncak iman yang melambangkan sacrifice (pengorbanan) dan resurrection (kebangkitan). Namun, di luar sisi religiusnya, perayaan ini telah menyerap warna lokal, sejarah, dan tradisi unik yang menjadikannya fenomena budaya yang luar biasa.


Di sinilah belajar bahasa menjadi menarik. Ketika kita memahami istilah dan tradisi dari berbagai negara, kita tidak hanya belajar kata, tetapi juga cara pandang.


Mari kita jelajahi perjalanan budaya melintasi benua melalui tradisi Paskah berikut ini!



Menelusuri Tradisi Good Friday & Easter di Berbagai Belahan Dunia


Filipina: Keteguhan Iman dan Tradisi “Salubong”




Filipina dikenal memiliki perayaan Jumat Agung yang sangat intens di Asia. Di beberapa daerah seperti Pampanga, terdapat dramatisasi penyaliban sebagai bentuk devotion (pengabdian spiritual).


Namun saat Paskah tiba, suasana berubah menjadi penuh sukacita melalui tradisi Salubong (encounter = pertemuan). Ini adalah prosesi simbolis pertemuan Yesus yang bangkit dengan Bunda Maria, yang menandai berakhirnya masa duka.


Spanyol: Kemegahan “Semana Santa”




Di Spanyol, perayaan dikenal dengan Semana Santa (Holy Week = Pekan Suci). Kota seperti Seville dipenuhi prosesi besar dengan procession (arak-arakan) dan float (keranda hias) yang membawa patung religius.


Suasana yang tercipta sangat solemn (khidmat) dan emotional (penuh emosi), memperlihatkan bagaimana tradisi dan seni berpadu dalam satu perayaan.


Italia: Tradisi Religius dan Kuliner




Di Roma, perayaan Good Friday ditandai dengan Via Crucis (Way of the Cross = Jalan Salib) yang dipimpin oleh Paus.


Sementara itu, Paskah juga identik dengan makanan khas seperti Colomba di Pasqua, roti berbentuk merpati yang melambangkan peace (perdamaian). Tradisi ini menunjukkan bahwa budaya juga bisa dipelajari melalui culinary tradition (tradisi kuliner).


Jerman: Dari Keheningan ke Kehangatan




Di Jerman, Good Friday dikenal sebagai Stiller Freitag (Silent Friday = Jumat Hening). Hari ini diperingati dengan suasana tenang tanpa hiburan publik.


Namun saat Easter, suasana berubah menjadi penuh warna dengan tradisi Easter egg dan Easter tree. Telur melambangkan new life (kehidupan baru), sementara dekorasi pohon mencerminkan datangnya musim semi.


Amerika Serikat: Tradisi Modern dan Keluarga